Dan - Rumah ini kembali sunyi
tanpa jejak langkah berpergian
tanpa gelak yang bersahutan
hanya dinding yang setia menjadi saksi
pada waktu yang perlahan menua
aku jenguk langit jendela - redup
seperti mengerti
bahawa tawa itu sudah lama pergi
dan bayangmu hanya tinggal di ingatan
yang menggema dalam setiap lorong kenangan
bahawa tawa itu sudah lama pergi
dan bayangmu hanya tinggal di ingatan
yang menggema dalam setiap lorong kenangan
Lama aku duduk di kerusi
masih ada kesan panas ciumanmu
rumah ini, sewaktu kalian kecil
adalah tempat aku menanam bahagia
rumah ini, sewaktu kalian kecil
adalah tempat aku menanam bahagia
namun kini, hanya reranting rindu
yang gugur satu-satu
menjadi debu di sela tuaku
yang gugur satu-satu
menjadi debu di sela tuaku
rumah ini kembali sunyi
sunyi dari keriuhan
sunyi dari kebisingan
sunyi dari sahut bersahutan pada suara beralun
sunyi dari keriuhan
sunyi dari kebisingan
sunyi dari sahut bersahutan pada suara beralun
Dan, rumah ini sunyi, sesunyi tanpa suara
kerana di dalamnya hanya ada diam
kerana di dalamnya hanya ada diam
lalu aku selubungi malamku
pada rindu yang tak terucap
kesendirian ini menikam tajam
tertusuk pilu
dan doaku terus dan tetap hidup
teruntuk buat kalian yang pernah berada dalam rahimku
meski kini kalian sedang memburu impian
dan membina dunia
...
Desa Putra
19 Aug 2025
Comments
Post a Comment